Pages

Mutiara Cinta 1

"Mutiara Cinta 1"

widget by: Khazanah Islam™ [Add Widget]

Selasa, 20 Oktober 2009

MERENUNG SEJENAK..........!

Ketika semua pintu telah terkunci...
Pintu-Nya tetap terbuka.
Ketika setiap jalan terlihat buntu...
Jalan-Nya selalu terbentang.
Ketika semua tangan telah terkekang...
Tangan-Nya senantiasa terulur.
Ketika semua cinta telah sirna...
Cinta-Nya tetap tercurah.
Ketika tak seorang pun mampu menolong...
Hanya pertolongan-Nya yang kita harapkan.

"Selamat tinggal derita! Jiwaku tak sudi menanggungmu,
hatiku tak rela menyentuhmu, dan takkan kusediakan
uang sedikitpun dalam setiap rangkaian hari-hariku untukmu.
Pergilah!! dan jangan pernah kembali lagi. Enyahlah!! dan jangan
lagi menghampiri. Kami diciptakan bukan untuk berduka,
kami ada tidak untuk bersedih,dan kami dijadikan bukan untuk bergundah gulana."
"Selamat tinggal derita!! Kau adalah beban berat yang tak sudi aku pikul.
Kau akan aku lemparkan diatas pundak orang-orang yang tidak beriman
kepada Allah dan hari akhir. Biarlah mereka yang akan merasakan pedihmu di dunia
sebelum merasakan kepedihan sejati pada hari pembalasan."
"Selamat tinggal derita!! Pekikan kata yang terlontar dari hati orang yang beriman,
jiwa yang berserah diri kepada Allah, dan wajah yang telah kusam oleh terpaan derita
di masa lalu. Saatnya untuk mengatakan,"Pergilah!!! Engkau salah alamat,
karena aku bukan tempatmu dan engkau juga bukan bagian dariku."

Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan yang dianugerahkan Allah pada anda!
Jangan biarkan kemalasan menghambat keberhasilan anda.
lepaskan diri anda dari rasa takut gagal
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah terjangan topan badai,
hempasan gelombang, dan hadangan batu karang!
Namun kesejatian perahu adalah berlayar mengarungi samudera menembus segala rintangan.
Hakikat diri anda adalah berkarya untuk menemukan kebahagiaan.

Sumber : Dari buku karya Abu Firly Bassam Taqiy
"Agar Allah Selalu Memberi Jalan Keluar"





0 komentar: